Wah.. Konspirasi apa nih?
Jangan terkejut dahulu.. Nah, bagi Urang Bandung yang gemar browsing mencari berita di dunia maya, tentu tahu bahwa Detik Bandung beberapa waktu yang lalu mengadakan polling tentang calon Walikota Bandung pilihan rakyat beberapa waktu yang lalu..
Salah seorang pendukung Kang Dada rupanya mengalamatkan temuannya mengenai peristiwa yang terjadi sehingga Taufikurrahman dapat memenangi polling tersebut..
Berikut penuturannya:
Salah satu bahasan menarik dalam teori relatifitas Einstein adalah bahwa waktu itu (ternyata) relatif. Kalo tidak percaya, tanyakan saja kepada orang yang sedang menunggu jemputan. Buat dia 30 menit menunggu tentu terasa sangat lama sekali. Sebaliknya bila pertanyaan yang sama diajukan kepada anak muda yang sedang asik pacaran tentu jawabannya akan berbeda. Bagi mereka 30 menit rasanya terlalu singkat.
Tapi, tahukah anda bahwa panas yang dihasilkan tubuh kita dalam 30 menit sanggup untuk mendidihkan ½ galon air. Bahkan konon katanya stasiun BBC menayangkan berita tentang robohnya menara WTC 30 menit sebelum insiden sesungguhnya terjadi. Maka dari itu jangan heran kalo kemudian banyak teori konspirasi yang beredar terkait dengan tragedi 11 November tersebut. Yah memang, apabila kita cukup jeli, banyak hal-hal luar biasa yang terjadi dalam interval 30 menit. Salah satunya adalah apa yang terjadi di polling Pilwalkot yang diselenggarakan oleh Detik-Bandung.
Bagaimana tidak, jam digital di laptop saya menunjukkan waktu pukul xx:XX ketika perolehan suara pasangan no 1 mengungguli kedua pasangan lainnya (lihat gambar-1). Ketika saya cek lagi pada pukul xx:XX+30, alangkah kagetnya saya mendapati bahwa perolehan suara pasangan no 2 (tiba-tiba) melonjak sedemikian pesat, tepatnya bertambah 30,000 suara (lihat gambar-2). Sungguh “luar biasa”!
Sebagai orang yang mempunyai keingintahuan yang sangat besar, saya jadi penasaran dengan fenomena “luar biasa” ini. Secara statistik sederhana penambahan 30,000 suara dalam 30 menit itu bila dirata-rata artinya dalam 1 menit ada 1,000 orang yang memilih pasangan no 2. Kalau mau ditelaah lebih jauh lagi, dalam satu detik berarti ada 16-17 orang yang memilih pasangan no 2. Secara teknis, ini berarti di satu detik pertama ada 16-17 orang dengan 16-17 komputer/laptop yang mengklik tombol pilih di halaman web polling tersebut. Kemudian tepat satu detik kemudian ada 16-17 orang yang lain dengan 16-17 komputer/laptop yang lain pula, yang mengklik tombol pilih di halaman web yang sama. Dan karena 30 menit itu setara dengan 1,800 detik, untuk mencapai 30,000 suara dalam 30 menit maka hal tersebut di atas harus berulang sebanyak 1,800 kali!!!
Entah kenapa kemudian terbersit di benak saya beberapa teori konspirasi yang mungkin saja terjadi. Salah satunya adalah muncul dalam bentuk pertanyaan sederhana: “Mungkinkah pihak penyelenggara polling telah bekerja sama sedemikian rupa dengan pasangan calon no 2, sehingga apapun yang terjadi pasangan no 2 lah yang pasti menang?” Sebab yang tak kalah aneh lagi, keesokan harinya polling tiba2 ditutup oleh pihak penyelenggara.
Yah namanya juga teori konspirasi, mungkin benar mungkin juga tidak. Dan seperti halnya dengan kasus menara WTC, apa yang sebenarnya terjadi mungkin akan tetap menjadi misteri untuk selamanya. Bagaimana menurut Anda???
Wah.. Kalau sampai sebegitunya mah.. Berarti ada yang benar-benar sieun kalah ku Kang Dada atuh ya..
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Ditandai: detik, konspirasi



Sebelum vote, perhatikan dulu jumlah vote pada masing-masing calon. Say apernah coba hal itu, begitu saya masukan 1 vote ke Kang Dada, jumlah vote Trendi otomatis naik 3 sampai 7 vote. Detik kayaknya memang tidak netral
Sebelum melakukan vote, cek dulu perolehan vote pada masing masing calon. Saya pernah coba vote untuk kang Dada, ternyata begitu saya masukan jumlah vote untuk Trendi pasangan trendi naik 3 sampai 7 kali secara otomatis pada detik yang sama. Saya coba beberapa kali dengan IP yang berbeda hasilnya memang demikian. Detik kayaknya tidak netral
selamat. kita tinggal tunggu hasilnya.