Salah satu indikator terwujudnya Bandung sehat 2007, diantaranya dilihat dari umur harapan hidup (UHH) pada 2003 yang mencapai 72,52 dan meningkat perlahan menjadi 72,57 pada 2006. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2006, Angka kematian bayi di Kota Bandung menurun dibandingkan dengan tahun 2002. Untuk mencapai target derajat kesehatan, upaya yang dilakukan diantaranya dengan melakukan penjaringan aspirasi dan kebutuhan masyarakat Kota Bandung dalam aspek kesehatan. Demi tercapainya cita-cita menyehatkan masyarakat Bandung, maka pemkot Bandung mengadakan Jaringan Aspirasi Masyarakat (JASMARA) kesehatan yang ditujukan untuk menyamakan persepsi tentang pembangunan kesehatan bagi setiap pihak yang berhubungan dengan sistem pelayanan kesehatan di Bandung. Pelaksanaan kegiatan pengembangan kesehatan terkait bandung sehat 2007, mencakup indikator:
1. Umur Harapan Hidup 74,9 tahun
2. Angka Kematian Bayi 32/1000 kelahiran
3. Angka Kematian Ibu 200/100.000 kelahiran
4. Sarana air bersih 85%
5. Pelayanan ibu dan bayi 85%
6. Imunisasi bayi 95%
7. Balita gizi buruk < 1%, dan
8. proporsi anggaran kesehatan terhadap APBD Kota Bandung.
Pemerintah Kota Bandung telah melakukan berbagai terobosan untuk menyukseskan “Bandung Sehat 2007” yakni diawali dengan menciptakan kelurahan sehat, lalu kecamatan sehat, dan akhirnya Bandung Sehat. Misi Bandung Sehat 2007, memenuhi target karena didukung strategi pembangunan kesehatan yang terdiri dari paradigma sehat, yaitu mengutamakan pencegahan penyakit dan peningkatan kesehatan tanpa mengabaikan penyembuhan dan pemulihan kesehatan. Namun penyelenggaraan pelayanan kesehatan tidak saja oleh pemerintah, melainkan juga perlu peran aktif masyarakat dan potensi swasta. Apa pun peran yang dimainkan pemerintah, tanpa kesadaran individu dan masyarakat untuk mandiri mencapai kesehatan, hanya sedikit yang akan dicapai. Keberhasilan Pemkot Bandung adalah keberhasilan masyarakat Bandung!
DIarsipkan di bawah: Uncategorized


baca ka blog urang atuh kang dada